Info Honorer, Info PPPK, Info GTT PTT.

Minggu, 31 Desember 2017

Tak Ada Perlakuan Khusus Bagi Pegawai Honorer di Seleksi CPNS

Sahabat pembaca Info Honorer Terbaru, sudah tahukah anda bahwa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan dibuka kembali pada 2018 mendatang. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur mengatakan tidak ada jalur khusus untuk pegawai honorer.

"Sesuai dengan Undang-undang yang baru UU Nomor 5 Tahun 2014 setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap harus melalui jalur tes," ujar Asman di Jakarta, Kamis, 28 Desember 2017.

Asman mengatakan tidak akan ada lagi pengangkatan otomatis untuk pegawai honorer menjadi ASN. Dia berujar semua yang ingin menjadi ASN harus mengikuti seleksi sesuai dengan regulasi. "Jadi pegawai honorer tetap boleh ikut tes. Asal lulus tes (bisa jadi ASN)," katanya.

Asman menambahkan untuk pegawai honorer yang sudah sekian tahun bekerja statusnya akan diakomodir melalui aturan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). "Ya tetap ASN namanya cuma pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," ucapnya.

Tahun 2018 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan pensiun berjumlah sekitar 220 ribu orang. Asman berujar penerimaan CPNS nantinya berjumlah minimal 50 persen dari jumlah pegawai yang akan pensiun. "Sesuai dengan kesepakatan minimum 50 persennya berarti 110 ribu, tergantung nanti kemampuan keuangan," katanya.

Asman berujar saat ini usulan dari daerah dan kementerian untuk kebutuhan ASN telah diterima oleh Kemenpan RB. Atas hal itu, kata dia, untuk formasi CPNS 2018 akan bisa diumumkan pada awal tahun depan. "Insya Allah Januari sudah mulai kami umumkan," ucapnya.

Asman menjelaskan setelah ditentukan formasinya, Kemenpan RB akan menyeleksi kemampuan daerah atas formasi tersebut. Khususnya, kata dia, untuk belanja pegawai. "Belanja pegawainya tidak boleh lebih dari 50 persen, kalau belanja lebih dari itu tidak akan kami berikan," tuturnya.

Asman menuturkan untuk usulan dari daerah akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan pendidikan. Kemudian, kata dia, juga akan diperuntukkan pegawai-pegawai yang menunjang pembangunan di daerah masing-masing. "Misalnya infrastruktur, jadi ada sarjana teknik, sarjana arsitektur, kemudian bidang pertanian juga," katanya.

Di sisi lain, Asman berharap dengan dengan sistem penerimaan CPNS 2018 yang profesional seperti ini akan ada perubahan yang lebih baik ke depan. Sebab, dia menginginkan ASN ke depan tidak kalah dengan pegawai korporasi seperti perusahaan profesional dan perusahaan maju lainnya. "Mulai dari rekrutmennya, pendidikannya, pelatihannya, serta sistem penempatan jabatan pimpinan tingginya," ujarnya.

Berita ini bersumber dari Tempo.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Facebook Page

Pesan Sponsor

Statistik Blog