Info Honorer, Info PPPK, Info GTT PTT.

Selasa, 06 Maret 2018

Pemkab Tegal akan mempelajari aturan dan ketentuan untuk pembuatan Surat Keputusan (SK) bagi tenaga honorer k2

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa setelah melakukan pertemuan dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, kini giliran tenaga honorer kategori 2 (K2) menemui Sekretaris Daerah (Sekda) Widodo Joko Mulyono, bersama jajarannya. Dalam pertemuan itu, honorer K2 ini sedikit lega karena mendapat angin segar.

"Kami baru saja melakukan pertemuan dengan Pak Sekda. Dan hasilnya, Pemkab Tegal akan mempelajari aturan dan ketentuan untuk pembuatan Surat Keputusan (SK) bagi tenaga honorer k2. Ini merupakan kabar gembira bagi kami," kata Ketua Forum Honorer K2 Kabupaten Tegal Sutikno, kemarin.

Sutikno menyebutkan, dalam pertemuan itu, sekda didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Retno Suprobowati, Kepala BKD Edi Budiyanto, Kepala Inspektorat Aribawa, Bagian Hukum Setda Kabupaten Tegal Hasto, dan sejumlah dinas terkait lainnya. Sutikno menuturkan, permintaan honorer K2 sebelumnya disuarakan melalui DPRD Kabupaten Tegal. DPRD menyambut baik dengan meminta Pemkab Tegal untuk merealisasikan keinginan honorer K2.

Ternyata, keinginan itu diakomodir Pemkab Tegal dengan mengundang pengurus Forum Honorer K2 untuk berdialog. Dalam dialog itu, honorer K2 hanya menginginkan adanya kejelasan status.

"Keinginan kami tidak muluk-muluk, kami cuma ingin ada SK honorer saja," ucapnya.

Sutikno mengakui jika pengangkatan tenaga honorer itu memang dilarang. Larangan itu mendasari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005. Namun, di sejumlah daerah sudah ada yang mengeluarkan SK bagi tenaga honorer. Di antaranya Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Banjarnegara.

"Kami memperlihatkan SK dari tiga daerah itu. Memang SK itu tidak mencantumkan kata pengangkatan, tapi hanya SK penetapan. Bagi kami tidak masalah yang penting ada status untuk tenaga honorer," kata Sutikno yang menambahkan jumlah tenaga honorer K2 sebanyak 578 orang.

Salah satu tenaga honorer, Anisah menambahkan, dalam dialog itu, Bagian Hukum Setda Kabupaten Tegal juga mengaku akan mempelajari status honorer K2. "Bagian Hukum tidak masalah jika ada SK untuk honorer K2. Asalkan bunyinya bukan pengangkatan," ujar Anisah.

Berita ini bersumber dari Radar Tegal.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Facebook Page

Pesan Sponsor

Statistik Blog